Sejarah Seni Tradisional Cibarengkok: Menelusuri Makna dan Filosofi Angklung, Dogdog Lojor, dan Lesung
Abstract
Artikel ini membahas sejarah seni tradisional Cibarengkok, sebuah desa di Kabupaten Lebak, dengan fokus pada tiga alat musik dan perkakas tradisional: angklung, dogdog lojor, dan lesung. Melalui metode wawancara, artikel ini mengungkap makna dan filosofi yang tersembunyi di balik setiap alat musik dan perkakas. Angklung, dengan melodinya yang ceria, melambangkan kebersamaan dan kegembiraan. Dogdog lojor, dengan dentumannya yang menggelegar, merefleksikan kekuatan dan ketahanan. Sementara lesung, dengan hentakannya yang berirama, mencerminkan kesuburan dan harapan akan panen yang melimpah. Artikel ini juga membahas bagaimana seni tradisional Cibarengkok terus hidup dan berkembang hingga saat ini, menjadi warisan budaya yang berharga bagi masyarakat















