Pemanfaatan Wayang Punakawan sebagai Media Pembelajaran Sejarah Lokal pada Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar Negeri Adan-Adan 1
Abstract
Sejarah lokal adalah aspek yang krusial dari identitas suatu masyarakat karena mencatat peristiwa, tokoh, budaya, dan nilai-nilai kearifan di tingkat daerah. Pembelajaran sejarah lokal, khususnya bagi anak-anak, berperan dalam menumbuhkan rasa bangga, kepedulian, dan keterikatan dengan daerah asalnya. Namun, selama proses pembelajaran sejarah lokal, siswa sering mengalami kebosanan. Situasi ini mendorong peneliti untuk menciptakan terobosan yang layak berdasarkan perilaku siswa sekolah dasar, yakni dengan memanfaatkan media pembelajaran berupa Wayang Punakawan dalam kegiatan pembelajaran sejarah lokal. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dampak penggunaan media Wayang Punakawan terhadap pengetahuan sejarah lokal siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, pada kelas enam, Sekolah Dasar Negeri Adan-Adan 1, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa. Data dikumpulkan melalui lembar observasi untuk menilai kompetensi guru untuk mengatur dan melaksanakan pembelajaran serta mengadakan tes tertulis untuk menilai capaian belajar siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi guru mempersiapkan pembelajaran sejarah lokal dalam mengaplikasikan media Wayang Punakawan memperoleh nilai rata-rata 3,54 (sangat baik); (2) Kompetensi guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran sejarah lokal dengan media Wayang Punakawan mendapat nilai rata-rata 3,71 (sangat baik), dan; (3) Capaian belajar siswa kelas enam Sekolah Dasar Negeri Adan-Adan 1 menunjukkan perbaikan. Hasil ini membuktikan bahwa media Wayang Punakawan efektif dalam menciptakan suasana belajar yang konkret, menarik, dan menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa.















