IMPLEMENTASI MODEL PBL DAN PJBL DALAM PROSES PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA S YP UTAMA MEDAN
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam proses pembelajaran Sejarah di SMA S YP UTAMA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan perubahan paradigma pembelajaran sejarah dari tradisional (ceramah dan hafalan) menjadi pendekatan yang inovatif dan berpusat pada siswa (student-centered). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terstruktur dengan guru mata pelajaran Sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kedua model ini dilakukan secara terencana. Model PBL diimplementasikan dengan memanfaatkan media audio visual dan menempatkan guru sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa dalam memecahkan masalah. Sementara itu, Model PjBL diimplementasikan melalui penugasan proyek yang melatih keterampilan abad ke-21, seperti pembuatan video sejarah. Secara umum, implementasi PBL dan PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan minat, pemahaman, dan hasil belajar siswa meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan waktu dan sarana.















