KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH https://jurnal.usbr.ac.id/KALA Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung en-US KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH 2303-2189 Gouvernements Burgerlijke Zienkenrichting Te Pandeglang 1914-1925 https://jurnal.usbr.ac.id/KALA/article/view/558 <p>This research aims to examine the history, architecture, social dynamics, and changes in function of the former Pandeglang Regional General Hospital (RSUD) building, which now functions as a Regional Library. This building holds significant historical value as the first hospital in Pandeglang Regency, established during the Dutch East Indies colonial period, around 1914, as part of the implementation of the Ethical Policy policy in the health sector. As a colonial medical institution, this hospital was not only a center of healing, but also played a role as an instrument of power in social control and public health. In the social context, the establishment of the hospital faced cultural resistance due to local people's belief in traditional medicine, which slowly changed along with the hospital's success in handling the Frambousia Tropica outbreak in the 1920s. This study uses historical research methods with archival document analysis, as well as interviews with local history academics, to reconstruct a complete and factual narrative. With methods such as Heuristics, source criticism, interpretation and historiography. The research findings confirm that the former Pandeglang Regional General Hospital is a historical heritage that deserves to be preserved, not only as a cultural heritage building, but also as a symbol of the evolution of the health system and changes in people's mindsets. From the results of the study, it was found that in terms of architectural aspects, this building reflects a colonial style with typical elements such as porticoes, jalousie windows, dormer windows, and the use of teak wood materials, which not only function aesthetically but are also adaptive to the tropical climate. From the discussion, the following conclusions can be drawn: This research reveals that the Gouvernements Burgerlijke zienkenrichting, or former Pandeglang Regional Hospital building, holds significant historical, architectural, and social significance in the development of the health system and culture of the Pandeglang community. Originally a civil hospital, this building was built during the Dutch colonial period as part of the implementation of the Ethical Policy in the health sector. The hospital's establishment not only aimed to improve public health but also served as a means of social control and part of the colonial infrastructure that began in 1914.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords: Gouvernements Burgerlijke zienkenrichting; former Pandeglang Regional Hospital building; Frambousia Tropica; Dutch Colonial</p> Moch Alfath Nurussalam Usmaedi Usmaedi ##submission.copyrightStatement## 2026-07-04 2026-07-04 14 2 119 126 Perkembangan Industri Tahu di Desa Kulur dalam Perspektif Sejarah Sosial Ekonomi https://jurnal.usbr.ac.id/KALA/article/view/825 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan industri tahu di Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, serta dampaknya terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat dalam perspektif sejarah lokal. Penelitian menggunakan metode historis yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan memanfaatkan sumber tertulis dan sumber lisan melalui wawancara sebagai upaya memperoleh gambaran yang kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tahu mulai berkembang sejak tahun 1999 yang dirintis oleh pelaku lokal sebagai respons terhadap kebutuhan ekonomi dan peluang pasar. Perkembangannya ditandai oleh bertambahnya jumlah pelaku usaha, inovasi produk, serta perubahan dalam penggunaan teknologi dan bahan bakar produksi yang lebih efisien. Industri ini terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, serta pergeseran mata pencaharian dari sektor agraris ke sektor industri. Selain itu, industri tahu juga mendorong dinamika sosial ekonomi, seperti munculnya pelaku usaha baru, mobilitas sosial, dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal. Namun demikian, perkembangan tersebut tidak terlepas dari tantangan berupa persaingan usaha dan keterbatasan manajemen pada sebagian pelaku. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian sejarah sosial ekonomi pada skala lokal serta menunjukkan peran industri kecil sebagai penggerak transformasi ekonomi masyarakat pedesaan.</p> Imas Siti Masitoh Rahmanul Rahmanul ##submission.copyrightStatement## 2026-07-04 2026-07-04 14 2 127 138 10.69744/kamaca.v14i2.825 Manajemen Koleksi Arkeologi di Museum Song Terus: Tantangan dan Peluang dalam Pelestarian Benda Cagar Budaya https://jurnal.usbr.ac.id/KALA/article/view/827 <p><!--StartFragment--><span lang="id" style="font-size: 11.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Palatino Linotype',serif; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: 'Palatino Linotype'; color: #222222; mso-ansi-language: #0021; mso-fareast-language: EN-IN; mso-bidi-language: AR-SA;">Manajemen koleksi arkeologi merupakan aspek penting dalam pelestarian benda cagar budaya yang memiliki nilai sejarah, ilmiah, dan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen koleksi arkeologi di Museum Song Terus, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta mengkaji peluang pengembangannya dalam mendukung pelestarian warisan budaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan koleksi di Museum Song Terus telah mencakup proses registrasi, inventarisasi, konservasi, dan penyajian koleksi sebagai media edukasi bagi masyarakat. Namun, pengelolaan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pemanfaatan teknologi digital, serta kurangnya inovasi dalam pengemasan informasi dan promosi museum. Di sisi lain, museum memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai pusat edukasi dan wisata budaya sejarah melalui peningkatan kualitas pengelolaan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kerja sama lintas sektor. Dengan demikian, pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan peran museum dalam pelestarian benda cagar budaya serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya warisan budaya </span><!--EndFragment--></p> Diva Lusiani Hanifatul Azizah Nabilah Fairuz Fathiyah Yusfi Mustofa Ahmad Zidbik Maulana Rohmani Moh. Khotam Habib Widyatmaja Nastiti Mufida ##submission.copyrightStatement## 2026-07-04 2026-07-04 14 2 139 149 10.69744/kamaca.v14i2.827 Pelanggaran Kemanusiaan dan Keadilan yang Tertunda: Studi Historis Korban Romusha di Pertambangan Batubara Blok Madur, Bayah (1943-sekarang) https://jurnal.usbr.ac.id/KALA/article/view/829 <p>Penelitian ini mengkaji eksploitasi romusha di pertambangan batu bara Blok Madur, Bayah pada masa pendudukan Jepang dengan fokus pada proses pengerahan, kondisi kerja, dampak, dan persoalan keadilan bagi para korban. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui studi literatur, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa romusha direkrut melalui bujukan, tipu muslihat, dan paksaan, lalu dipekerjakan dalam kondisi yang berat dan tidak manusiawi tanpa perlindungan keselamatan, upah layak, maupun jaminan kesehatan. Eksploitasi ini menimbulkan dampak fisik, psikis, dan sosial yang berkepanjangan. Pascaperang, para korban belum memperoleh pengakuan dan pemulihan yang memadai. Di sisi lain, ingatan kolektif tentang romusha di Bayah terus memudar akibat hilangnya jejak fisik dan berkurangnya saksi sejarah. Oleh karena itu, dokumentasi sejarah penting untuk menjaga ingatan kolektif dan memberikan pengakuan kepada para korban.</p> Apriliya Millani Usmaedi Usmaedi Weny Widyawati Bastaman ##submission.copyrightStatement## 2026-07-13 2026-07-13 14 2 150 162 10.69744/kamaca.v14i2.829